Diskusi Rumah

Penghuni Kalibata Residence Menolak Menanggung Denda

Posted in Apartemen by zidni on April 1, 2009

Kabar terakhir, konsumen Kalibata Residence menolak ikut menanggung biaya denda IMB.  Apartemen Kebagusan City nampaknya juga akan menghadapi masalah serupa.

Jakarta – Para konsumen Rusunami Kalibata yang tergabung dalam Jaringan Kalibata Residence (Jaring Kaliresi) menolak menanggung denda kerugian akibat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang tak beres.

“Jaring Kaliresi menolak segala bentuk pelimpahan beban kerugian kepada pembeli, termasuk denda keterlambatan IMB, yang disebabkan oleh kesalahan pengembang PT Pradani Sukses Abadi,” demikian siaran pers pengurus Jaring Kaliresi yang diketuai Djoko Wibowo, kepada detikcom, Selasa (31/3/2009).

Jaring Kaliresi juga menyayangkan sikap pengembang yang masuk grup Agung Podomoro itu karena selama ini dianggap tidak secara transparan menyampaikan kepada konsumen berbagai aspek legal  seperti IMB dan status HGB.

“Oleh karena itu Jaring Kaliresi menghimbau kepada PT Pradani untuk bersikap transparan dalam menyampaikan aspek legal dan juga aspek teknis terkait proses pembangunan Kalibata Residence dan Kalibata Regency sesuai dengan ketentuan Pasal 7 hurub “b” dan “d” UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” beber Djoko.

Djoko dkk mendesak agar PT Pradani segera menyelenggarakan pertemuan dengan seluruh pembeli Kalibata Residence dan Kalibata Regency untuk menjelasakan kesiapan berbagai aspek legal dan teknis proses pembangunan Kalibata Residence/Kalibata Regency dengan memberikan kesempatan tanya jawab bagi pembeli.

Jaring Kaliresi mendesak Kantor Kementerian Perumahan Rakyat agar segera melakukan pemeriksaan (audit) independen terhadap PT Pradani dalam proses pembangunan Rusunami Kalibata Residence/Kalibata Regency untuk memastikan kepatuhan terhadap UU Perlindungan Konsumen dan ketaatan terhadap Asas Kepatutan dalam Berbisnis.

“Jaring Kaliresi mendesak Kantor Kementerian Perumahan Rakyat untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap penyelenggaraan pembangunan Rusunami di Jakarta dan di daerah lainnya,” tutup Djoko.

Sebelumnya, Kepala Sudin P2B Jaksel Widyo Dwiono menyatakan, kalau proyek rusunami itu tetap akan dibangun, maka akan diberikan sanksi administrasi yakni 6 kali lipat dari retribusi.

“Saat ini biaya retribusi Rp 6.000 per meter per segi. Di Kalibata Residences ada 20.000 meter persegi. Tinggal dikalikan 20.000 kali 6.000 kali 6. Itu sanksi administrasinya,” jelasnya. Nilai itu setara Rp 720 juta.

7 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Abdul Soleh said, on May 19, 2009 at 3:22 pm

    banyak pengembang rusunami tidak bertanggung jawab, salah satunya pengembang rusunami Tidar Cosmo Park yang berlokasi disurabaya. uang muka konsumen tidak dikembalikan, padahal sudah janji ke konsumen 30 hari. namun mana realisasinya. kelihatannya pihak pengembang hendak melepaskan tanggung jawab/lepas tangan dan membawa lari uang konsumen. padahal pemiliknya ada bekas ketua REI.
    tolong kepada pihak yang terkait u/ membantu memberantas pratek penipuan konsumen di bidang perumahan. karena sebagian besar konsumen perumahaan selalu dirugikan.

  2. rudy said, on May 24, 2009 at 7:22 pm

    Keterlambatan pembayaran cicilan selama rusunami kalibata di segel jangan di denda dong. kami pembeli sudah stress akibat pembangunan berhenti total. pengembang jangan menang sendiri, maunya untung….tung…tung.

  3. dirman said, on August 17, 2009 at 8:22 pm

    Saya padahal berminat membeli rusunami,..ga jadi deh.. Kok pemerintah diem aja ya??? Dulu pemerintahnya pergi ke Sekolah gak sih?? Kepada para pengembang dan penguasa berlakulah adil ….Ingat Allah Maha Melihat dan Mendengar!

  4. hary said, on January 11, 2010 at 4:53 pm

    wah saya jg berminat tapi saya jadi berfikir lagi, btw kalau boleh ada berita lagi boleh donk infonya sangat membantu, terima kasih

  5. julia said, on March 20, 2010 at 1:47 pm

    kalau masih minat rusunami…saya punya mau saya lepas di daerah gading nias residence kelapa gading.belakang mall / sogo.tower dahlia.serah terima april2010.lantai rendah / lantai 6.hanya di hook setiap kamar ada jendela. 2 bedroom dan1kamar mandi. peminat dapat menghubungi pemilik tanpa perantara .julia 08561671601

  6. hary said, on September 30, 2010 at 10:58 pm

    tuk rekan2 konsumen yang hendak melakukan pembelian rumah tinggal baik di area perumahan maupun rusunami, alangkah lebih bijak bila terelebih dahulu menanyakan kepastian hukum atas ijin2 serta keabsahan surat-menyurat kepada legal officer di perusahaan pengembang maupun di bagian pemasaran. karena waktu pemasaran tahap awal rusunami kalibata, yang saya lakukan menanyakan ijin2, walaupun mereka bilang sudah dalam proses, akan lebih baik cek via internet maupun rekan yang lebih tahu atas pengembang tersebut. ternyata prediksi saya tidak meleset. walaupun kita tahu pengembang adalah perusahaan cukup besar. bukan berarti kita harus percaya begitu saja. nah kepada rekan2 lain yang belum terjadi agar lebih jeli. karena perlindungan hukum terhadap konsumen di Indonesia masih sangat lemah

  7. Udin said, on February 21, 2011 at 11:18 am

    untung gak jadi beli wong gak punya duit…hi hi hi. tiap hari lewat ni lokasi. serem juga kalo jadi beli ternyata bermasalah dan malah di bebankan sama konsumen. Maunya menang sendiri ini sih namanya jual kucing dalam karung. gimana ya kualitas konstruksinya bikin calon konsumen ragu dan tambah ragu…perijinannya aja bermasalah……….hidup Indonesia….ancur ancur dah negri ini.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: