Diskusi Rumah

Berapa Keuntungan Pengembang Apartemen Bersubsidi ?

Posted in Apartemen, Jakarta, Lokasi, Resiko, Rumah Tinggal by zidni on March 6, 2008

Pengembang Apartemen bersubsidi menyatakan ikut serta dalam proyek pemerintah 1000 tower lantaran ingin mensejahterakan rakyat. Apakah hanya ingin mensejahterakan rakyat tanpa ada keuntungan material sama sekali?, jawabnya adalah tentu saja tidak. Untuk apartemen kelas terendah seharga 88 juta rupiah saja, setiap unit yang terjual pengembang mendapatkan untung 15-20 juta rupiah. Berarti margin keuntungan yang diperoleh adalah sekitar 20%-25% dari harga Apartemen bersubsidi.

Selanjutnya, jika pengembang hanya tergiur keuntungan 20% dalam waktu singkat, apakah hal ini berbahaya dan beresiko buat pembeli? Beberapa hal buruk yang dapat terjadi adalah:

Gagal bangun, apartemen tidak dibangun dan pengembang membawa kabur uang pembeli.

Akhirnya, pemerintah menalangi uang yang telah disetor oleh pembeli, pemerintah dapat meng-cover seluruhnya atau sebagian, pemerintah dapat meng-cover hanya apartemen bersubsidi dan bukan apartemen biasa dalam satu lokasi.

Apartemen tidak selesai dibangun, pengembang kekurangan dana untuk menyelesaikan.

Pengembang akan mengutip dana tambahan dari pembeli untuk menyelesaikan apartemen.

Apartemen dibangun tidak sesuai dengan janji awal.

Kualitas bahan bangunan yang buruk dan fasilitas yang tidak memadai dikhawatirkan terjadi jika pengembang sudah kehabisan dana.

Pemerintah sebaiknya sudah mulai memikirkan aturan dan mekanisme kontrol terhadap proyek ini, karena jika proyek ini gagal maka akan menjadi momok besar di masa yang akan datang, contoh proyek yang berhasil tentu saja proyek perumnas di Depok dan Bekasi di tahun 80an, tetapi rumah-rumah proyek perumnas di Karawang jadi seperti hidup segan mati tak mau, dihuni tak layak dijual tidak laku.

15 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. erander said, on March 7, 2008 at 8:42 am

    Kira-kira mutu bangunan-nya terjamin ga pak ya?? jangan karena harga jual murah trus untung tetap mau 20% .. wah, jangan-jangan .. jangan-jangan pak .. mudah2an sih ga ada pengembang yang nakal ya pak .. ato pilih pengembang yang sudah punya reputasi ya pak??

    Pak .. ini flat atau rumah susun atau apartemen ya pak??

  2. Marissa said, on March 12, 2008 at 2:21 am

    pak, mau tanya. Apartemen yg 88 juta setau saya ada di daerah kelapa gading. Kl Seandainya itu gagal dibangun atau kl ada apa2, sehingga pembangunan yg diperkirakan akan selesai 2010 ternyata mulur sampai bertahun-tahun.

    Apa kita punya kekuatan hukum yg jelas, untuk menuntut uang kita ?

    Terus apa kemungkinan terburuk yg akan kita terima?

    Mohon jawabannya ya krn saya orang awam. Thx be4.

  3. Didieth said, on April 19, 2008 at 7:29 pm

    Klau mau ambil Apartemen Bersubsidi lebih baik kita meliat Lokasi tempatnya apa strategis dekat dengan stasiun kereta api dan pusat perbelajaan. Dan yg paling penting Pengembangan nya sudah mempunyai nama di dunia Properti……….

  4. irvan said, on April 20, 2008 at 12:50 pm

    iya nih, saya bingung, kalo tiba2 nanti saya udah book, trus udah selesai, eh tenyata kualitas bangunannya amburadul alias setingkat rumah susun, siapa yang mau tanggung jawab? udah gitu dijual lagi gak laku gara2 kualitas materialnya rendah. boalh mikir untung, tapi jangan kegedean trus kayaknya jadi gak jelas nih

  5. elys said, on April 21, 2008 at 10:18 pm

    mungkin kali ini saya tidak akan bertanya tentang bangunan dalam aprtemen tersebut, tapi yang akan saya tanyakan disini adalah bagaimana cara pengikatan hukum pada sebuah apartemen?? dan apa dasar hukumya pak??
    karena saya masih rancu mengenai bagaimana kepemilikan apabila kita membeli atau menyewa aprtemen.
    terimakasih atas jawabannya,

  6. reza said, on April 22, 2008 at 12:41 am

    mau tanya dong.. lokasi rusunami bintaro dimana ya?

  7. Orang Biasa said, on May 8, 2008 at 11:50 am

    Apartemen bersubsidi itu memang hanya berada di range 87 sampi 144 juta.
    Untuk kebagusan city hanya sekian unit bersubsidi saja yg ditawarkan , selebihnya berada di atas 144 juta. Marketingnya beralasan karena fasilitas mereka jauh di atas yg lain dan untuk menutupi harga material yg melambung (masuk di logika sih sih..), plus kualitas bangunan yg lebih bagus, karena kualitas bangunan rusunami memang masih dipertanyakan.

    Tiap developer mempunyai kebijakan yg berbeda dalam membayar booking fee/tanda jadi dan DP.
    Ada yg cukup juta saja untuk booking fee, ada yg 2,5 jt, ada yg 5 jt (untuk kebon jeruk). DPnya pun bervariasi anatar 15% sampai 20%.
    Sepertinya pemerintah memberikan kebebasan kepada developer dalam hal ini, dengan limit harga jual subsidi maksimal 144 juta.

    Bahkan akad kredit kebijakan setiap developer pun berbeda.
    Pada umumnya akad kredit dimulai setelah DP ke-4, namun Sentra TImur (Bakrie LAnd) , akad kredit dimulai setelah bangunan diserahterimakan, hal ini jelas meringankan beban pembeli bukan? PAdahal akad kredit dilakukan ke bank yg sama, yakni BTN.

    Sebuah hal yg aneh, karena pemerintah sepertinya sama sekali belum siap dalam soal mekanisme, selain menetapkan harga jual maksimal subsidi.

    Plus, ada beberapa developer baru yg bermain di sini, jadi kebijakan rusunami ini sama sekali belum jelas, selain soal harga subsidi.
    Disarankan para pembeli berhati-hati ketika membeli, jangan melihat harga yg murah aja, okeh?

    Lihat siapa developernya, cara pembayaran, apa yg terjadi ketika tidak jadi dibangun, de el el…
    Semuanya harus ada perjanjian tertulis.
    Waspadalah… kejahatan terjadi karena ketidakwaspadaan kita….

  8. batra said, on May 24, 2008 at 2:42 pm

    Lebih baik cari developer yg anda percaya berkomitmen membangun rusunami. Setahu saya :
    1. Rusunami proyek pemerintah utk rakyat, developer hanya sebagai pelaksana.
    2. Pengertian subsidi diberikan kepada si pembeli bukan ke developer, jadi developer tidak menerima subsidi dlm proses pembangunan unit rusun.
    3. Setelah kenaikan bbm ini dipastikan biaya pembangunan meningkat, sedangkan harga jual sdh dipatok pemerintah antara 88-144jt. Nah bagaimana developer menyikapi masalah ini? Kita mesti lihat developer yg sdh pengalaman menangani masalah ini, sehingga kualitas bangunan sesuai dgn persyaratan layak huni.
    4. Aturan main mesti dikaji ulang, karena banyak kendala dilapangan, kita mesti bisa melihat developer mana yg penafsirannya tidak terlalu memberatkan pembeli.

  9. coki said, on July 4, 2008 at 9:18 am

    Terima kasih sebelumnya.
    Saya mau tanya, katanya ada apartemen bersubsidi di daerah Tomang ya?
    Mohon infonya.
    Thx.

  10. toni said, on August 12, 2008 at 2:11 pm

    [overhand]

    Dear All,

    saya mau overhand Kalibata Residences, saya sudah booking fee 1 juta untuk 2 BedRoom.

    tanggal 14 agustus akan pilih unit

    mau dioperkan saja, karna setelah dihitung uang tidak mencukupi. bonus tidak turunšŸ˜¦

    kalo berminat, bisa hubungi saya di kum1s.kum1s@yahoo.com. atau di 0816.16.54.795

    hanya ganti uang booking fee 1 juta saja, masih bisa ganti nama karna baru booking saja.

    Trima kasih

    -Toni-

  11. emil said, on November 5, 2008 at 5:31 pm

    saya mau tanya nih apakah ada tambahan biaya untuk view (hadap water boom tambah 15 juta, hadap taman tambah 10 juta, berhadapan dengan tower lain ada tambahan 5 juta. apa memang ada mekanisme seperti itu, atau itu cuma tambahan dari pengembang saja?
    untuk jawabannya saya ucapkan terima kasih

  12. Risal said, on November 5, 2008 at 7:35 pm

    Mau tanya ada nggak investor apt bersubsidi yang mau jual aptnya dengan cicilan 1 jt / bln, type 36 atau DP diakhir cicilan atau KPR 25 tahun

  13. Risal said, on November 5, 2008 at 7:38 pm

    Tuk pengembang dan poemerintah liat liat kek kalo mo jual Apt bersubsidi, semoga usul saya bisa ditanggapi dan yang bergaji dibawah itu bisa terpenuhi, maksih ya pemerintah, saya rasa developer nggak rugi kok 25 % kan masih cicil cuma dpnya diakhir atau cicilan per bulannya dibuat lebih lama 25 tahun yang penting bisa bayar, itu baru apt bersubsidi ok…..

  14. Risal said, on November 5, 2008 at 7:40 pm

    Tuk pengembang dan poemerintah liat liat kek kalo mo jual Apt bersubsidi, semoga usul saya bisa ditanggapi dan yang bergaji dibawah itu bisa terpenuhi, maksih ya pemerintah, saya rasa developer nggak rugi kok 25 % kan masih cicil cuma dpnya diakhir atau cicilan per bulannya dibuat lebih lama 25 tahun yang penting bisa bayar, itu baru apt bersubsidi ok…..MOHON BUANGET DITANGGAPI YA JADI NGGAK BUAT INVESTASI AJA KITA-KITA JG BISA KEBAGIAN….

  15. […] Berapa Keuntungan Pengembang Apartemen Bersubsidi ? […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: