Apartemen Bersubsidi di Jakarta Timur
Jakarta Timur masih memiliki banyak stok untuk apartemen bersubsidi, setelah sebelumnya Menara Cawang habis terjual disusul dengan apartemen Sentra Timur Residence. Satu lagi apartemen di Jakarta Timur Casablance East Residence adalah apartemen bersubsidi berikutnya di Jakarta Timur.
Casablance East Residence berlokasi di jalan Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu Jakarta Timur. Apartemen ini ditawarkan dengan dua tipe kamar yaitu 1 BR dan 2 BR dengan harga 99 juta rupiah dan 144 juta rupiah. Sementara fasiltas yang ditawarkan adalah sebagai berikut:
- Kolam berenang di setiap tower
- Jogging track pada setiap tower
- Taman bermain untuk anak-anak
- Suasana taman yang asri
- Bebas banjir
- Dilengkapi kios dan supermarket
- Akses Tol Pondok Gede & Pondok Bambu
Berikut Maket kamar yang ditawarkan:
Dan berikut ini denah lokasi apartemen East Casablanca
Proses KPR Apartemen Bersubsidi
Apartemen bersubsidi yang sedang dikembangkan oleh pemerintah dengan proyek 1000 tower mendapat sambutan yang baik di masyarakat. Target utama dari pembali apartemen ini adalah masyarakat yang belum memiliki rumah sebelumnya, atau yang menjadikannya sebagai rumah kedua. Namun, jika mebeli apartemen bersubsidi sebagai sarana investasi sebagai rumah ketiga atau keempat, maka terdapat aturan dari pemerintah yang akan mencegahnya. Peraturan pemerintah tersebut adalah pembeli apartemen dilarang mengalihkan unit apartemen sebelum lima tahun, walaupun pembayaran apartemen tersebut telah lunas.
Selanjutnya, bagi para pembali apartemen bersubsidi biasanya setelah memilih unit apartemen dan menyetorkan uang muka pembelian, maka akan dilanjutkan proses pengajuan KPR ke bank yang menjadi rekanan pengembang. Berikut adalah proses KPR apartemen bersubsidi secara umum.
Langkah pertama dalam proses pengajuan KPR apartemen bersubsidi adalah memilih bank penyedia KPR yang tepat, beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penawaran KPR bank adalah:
1. Tingkat suku bunga
Berapa besaran dan lama bunga fixed dan bunga selanjutnya setelah masa bunga tetap.
2. Syarat-syarat dokumen
Apakah syarat dokumen yang diminta bank tersebut terlalu berat untuk dipenuhi atau tidak.
3. Mekanisme pembayaran cicilan
Waspada terhadap permasalahan pembayaran cicilan dan denda terhadap keterlambatan pembayaran.
Langkah kedua adalah melengkapi dokumen pengajuan KPR, beberapa persyaratan umum yang harus dilengkapi adalah:
- KTP (kartu identitas pemohon)
- NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
- Sertifikat kepemilikan unit
- Buku tabungan baik di bank tersebut dan di bank lain
- Surat keterangan tempat bekerja
- Slip gaji
- Mengisi Formulir Pengajuan KPR
Langkah ketiga adalah pihak bank akan mewawancara pemohon KPR untuk mengetahui kelayakan pemohon dan melengkapi data-data pemohon.
Langkah keempat, pihak bank akan melakukan pengecekan ke Bank Indonesia tentang catatan kredit pemohon. Apakah pemohon pernah memiliki catatan buruk kredit di Bank Indonesia, salah satu penyebab catatan buruk adalah kredit bermasalah dari Kartu Kredit.
Langkah terakhir, jika semua proses sudah dilalui dan di setujui adalah akad kredit antara pihak bank dan pemohon. Selanjutnya, proses pembayaran cicilan antara pihak bank dan pemilik apartemen.
Artikel terkait:
Apartemen Bersubsidi di Salemba
Pengembang Apartemen bersubsidi di Cawang dan Kebun Jeruk, saat ini sudah mulai membuka waiting list untuk Apartemen baru di kawasan Salemba Jakarta Pusat. Nantinya apartemen itu akan bernama ‘Apartemen Salemba Batavia’, fasilitas yang ditawarkan, hypermart, kolam renang, dsb.
Pengembangnya adalah pengembang yang sama dengan menara cawang dan kebun jeruk, jika melihat respons dari pemilik unit di menara cawang dan progress pembangunannya, sepertinya proyek ini cukup positif.

Plus:
- Dekat pusat kota
- Dekat sarana pendidikan
- Dilewati Jalur Busway
- Sarana dan Fasilitas lengkap setara apartemen kelas menengah
- Pemilihan unit tidak dengan undian
Minus:
- Sarana parkir tidak ada basement
- Kalau melihat kasus Menara Cawang, ada kemungkinan keluhan dari warga sekitar.
Info marketing Apartemen Salemba Batavia
Update:
- Harga 1 BR Luas 24 meter persegi = 125 juta
- Harga 2 BR Luas 30 meter persegi = 144 juta
40% Pembeli Apartemen Bersubsidi adalah Investor
Dikutip dari Kontan edisi 29 April 2008. Tiga dari empat proyek apartemen bersubsidi yang telah terjual sebanyak 70%, diperoleh informasi bahwa 40% pembelinya adalah investor. Apartemen bersubsidi yang selama ini diluncurkan oleh pemerintah untuk mengakomodir masyarakat berpenghasilan < 4 juta rupiah per bulan, ternyata hampir separuhnya dijadikan ajang investasi oleh masyarakat menengah atas.
Proses seleksi pembeli selama ini hanya berdasarkan KPR yang diajukan, akhirnya jika ada pembeli yang membeli secara tunai, maka pembeli tersebut akan dikenai PPN 10%, namun masih dapat membeli apartemen bersubsidi tersebut. Seharusnya aturan yang melarang pembelian investor ini diperketat sehingga lokasi strategis dan harga murah bukan malah dimanfaatkan oleh kalangan atas untuk disewakan atau dijual kembali.
Ringkasan Apartemen Bersubsidi
Lokasi Apartemen Bersubsidi (1)








