Diskusi Rumah

Biaya Akad Kredit KPR

Posted in KPR (Kredit Pemilikan Rumah) by zidni on May 10, 2008

Biasanya informasi umum yang ada di masyarakat tentang biaya KPR adalah seputar 10% dari nilai rumah, apakah tidak ada rinciannya?, berikut adalah rincian biaya seputar KPR:

Biaya dari Bank (cenderung fixed):

  1. Biaya Provisi
  2. Biaya Admin
  3. Biaya Asuransi Jiwa
  4. Biaya Asuransi Kebakaran
  5. Cicilan 1 bulan pertama

Biaya dari Notaris (Biasanya ditunjuk oleh pihak Bank, juga cenderung fixed)

  1. Biaya Cek Sertifikat
  2. Biaya Perjanjian Kredit
  3. Akta Jual Beli
  4. Bea Balik Nama
  5. APHT
  6. Pembebanan HT

Biaya Pajak Jual Beli (tergantung harga rumah dan bangunan)

  1. Pajak Pembeli

Perhitungan Pajak Jual Beli

Pajak Penjual : 5% dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), biasanya tercantum di PBB

Pajak pembeli: 5% dari (NJOP – 60 juta), angka 60 juta khusus untuk daerah Jakarta, untuk lokasi di luar Jakarta seharusnya lebih murah

contoh studi kasus perhitungannya dapat dilihat di diskusirumah.info

Technorati : , ,
Del.icio.us : , ,
Zooomr : , ,
Flickr : , ,

Artikel terkait:

KPR Niaga Syariah

Biaya Akad KPR

Proses KPR Apartemen

Perumahan Murah dan Terjangkau di Bekasi

Tagged with: , ,

Info KPR Fix and Cap BCA

Posted in KPR (Kredit Pemilikan Rumah), Kredit, Rumah Tinggal, Rumah Toko by zidni on December 21, 2007

Promo Fix and Cap akhir-akhir ini banyak sekali kita dengan, apalagi buat yang sering melalui jalan sudirman dan kuningan, billboard besar BCA dengan promo KPR Fix and Cap terpampang jelas di kedua jalan itu. Intinya, BCA menawarkan kepastian kredit di 5 tahun awal kepada para nasabahnya,

BCA menawarkan bunga tetap selama 5 tahun, karena BCA mengincar kredit jangka pendek (5 tahun) dan bukan kredit perumahan jangka panjang 10-20 tahun.

Syarat KPR :

  1. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK)

  2. Slip gaji 3 bulan terakhir

  3. Surat keterangan bekerja dari kantor

  4. Fotokopi NPWP

  5. Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir

Persyaratan Untuk KPR Agunan :

  1. Fotokopi Sertifikat rumah

  2. Fotokopi PBB

  3. Fotokopi IMB

Nilai Plus:

  • Fixed 5 tahun pertama max 11%
  • Proses cepat
  • Kantor cabang banyak

Nilai Minus:

  • Penalti sebesar 2% sebelum 5 tahun

  • Hanya berlaku untuk pelanggan selama 50 bulan atau 4 tahun

Info KPR UOB Buana

Posted in KPR (Kredit Pemilikan Rumah), Kredit, Rumah Tinggal, Rumah Toko by zidni on December 21, 2007

KPR dengan bunga terendah, klaim ini sering sekali disampaikan marketing UOB Buana. Bank dengan kepemilikan asing ini adalah salah satu bank yang bertahan dari gelombang krisis moneter 1998 dan sekarang sedang serius bermain di sector pembiayaan kredit perumahaan. UOB Buana mengambil spesialisasi di pembiayaan kredit rumah second atau bukan rumah baru yang dibangun developer, melainkan rumah over kredit maupun pembelian rumah bekas.

Syarat KPR:

  1. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK)

  2. Slip gaji 3 bulan terakhir

  3. Surat keterangan bekerja dari kantor

  4. Fotokopi NPWP

  5. Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir

  6. Fotokopi tagihan pribadi 3 bulan terakhir

Persyaratan Untuk KPR Agunan :

  1. Fotokopi Sertifikat rumah

  2. Fotokopi PBB

  3. Fotokopi IMB

  4. Fotokopi KTP Pemilik

Nilai Plus:

  1. 8,99% fixed 1 tahun pertama
  2. Bebas penalty setelah 1 tahun
  3. Proses cepat
  4. Jangka waktu sampai dengan 20 tahun

Nilai Minus:

  1. Persyaratan cukup banyak
  2. Kantor cabang tidak terlalu banyak

Info KPR Niaga SYARIAH

Posted in KPR (Kredit Pemilikan Rumah) by klashkun on November 25, 2007

Berikut informasi yang saya dapatkan mengenai KPR Bank Niaga Syariah. Pada umumnya persyaratan dokumen KPR Niaga Syariah tidak jauh berbeda dengan KPR lain, namun dalam kebijakan persetujuan KPR ada beberapa hal yang berbeda. Contohnya adalah plafond pembiayaan Bank Niaga Syariah yang mulai dari 50 juta hingga maksimum 90% dari harga rumah baru, sedangkan untuk rumah seken, KPR yang dapat disetujui sebesar 80% dari nilai appraisal, walaupun demikian tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan KPR sebesar 90% dari appraisal.

Untuk besarnya jumlah angsuran sebesar 35% dari gaji suami dan istri. Jika di BNI syariah gaji istri dihitung 50% maka di Niaga Syariah gaji istri dihitung penuh atau 100%. Sebagai contoh, Mis. Gaji suami sebesar 4.000.000 dan istri sebesar 3.000.000. maka angsuran yang dihitung adalah 35% dari 7.000.000 atau sebesar 2.450.000/bulan.

Kelebihan dari KPR syariah adalah akad murabahah (jual beli), dimana harga ditentukan pada saat akad (tidak dipengaruhi oleh naik/turun bunga bank). Oleh karenanya jika pada pertengahan kita melunasi sebagian atau keseluruhan maka tidak dikenakan pinalti/denda. Misalnya outstanding pada akhir tahun ke 5 sebesar 100.000.000, dengan tenor 10 tahun. Pada tahun ke 5 kita mendapatkan bonus sebesar 25 juta, jika kita lunasi 25 juta maka outstanding menjadi sebesar 75 juta. Angsuran yang pada awalnya sebesar 1.666.666/bulan pada 5 tahun terakhir dapat menjadi 1.250.000/bulan pada 5 tahun terakhir. Disamping itu, di Niaga Syariah juga dapat menggunakan metode anuitas.

Sebagai tambahan, untuk margin atau ekivalen rate (setara bunga) Niaga Syariah fixed selama 5 tahun dan kelipatannya. Misalnya pada 5 tahun pertama margin dengan angsuran sebesar 2,1 juta, maka pada 5 tahun kedua sebesar 2,2 juta dan pada 5 tahun ketiga sebesar 2,3 juta. Untuk ekivalen rate (setara bunga) Niaga syariah sebesar 12,75%.

Persyaratan dokumen :

1. fotokopi KTP suami & istri

2. fotokopi surat nikah

3. Surat keterangan kerja dari kantor

4. Slip gaji 3 bulan terakhir

5. fotocopy rekening tabungan 3 bulan terakhir

6. NPWP / SPT PPH 21

Untuk pembelian rumah seken, persyaratan tambahan :

1. SHM, SHGB

2. IMB

3. PBB

4. Dapat dilalui kendaraan

5. Tidak di lokasi sutet

6. Tidak di lokasi banjir

Persyaratan lain : Pengalaman kerja selama 2 tahun.

Mohon maaf jika ada kesalahan, semoga membantu…

Referensi:

KPR CIMB Niaga Syariah

Artikel terkait:

Biaya Akad KPR

Proses KPR Apartemen

Info KPR BNI Syariah

Posted in KPR (Kredit Pemilikan Rumah), Kredit, Kredit Syariah by klashkun on November 20, 2007

bni syariah.gif

Saat ini fasilitas KPR sudah banyak ditawarkan oleh bank-bank, tentu saja hal ini sangat membantu dan memudahkan kita untuk memiliki rumah. Mungkin rekan-rekan bertanya-tanya bagaimana mendapatkan KPR, berikut ini informasi yang saya dapatkan mengenai syarat pengajuan KPR BNI Syariah beserta prosesnya.

Syarat KPR :
1. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK)
2. Slip gaji
3. Surat keterangan bekerja dari kantor
4. NPWP

Persyaratan tambahan untuk KPR rumah seken :
1. Sertifikat rumah
2. PBB, dan
3. IMB

Untuk persyaratan lainnya menyusul sesuai dengan kebutuhan. Proses persetujuan KPR BNI Syariah selama 10 hari kerja.

Ekivalen rate KPR BNI Syariah :
- Untuk KPR selama 5 tahun sebesar 8%/tahun
- Untuk KPR selama 10 tahun sebesar 8.25%/tahun
- Untuk KPR selama 15 tahun sebesar 8,75%/tahun

Cicilan untuk KPR oleh BNI Syariah yang disetujui sebesar 40%/bulan dari gaji (take home pay). Setiap bank memiliki perhitungan yang berbeda-beda mengenai besarnya angsuran yang disetujui untuk KPR.

Studi kasus :

Pak asep seorang karyawan swasta dengan take home pay (penghasilan setelah dipotong pajak) sebesar 4.000.000/bulan. Pak asek ingin membeli rumah type 45/70 di perumahan orchid residence, Depok dengan menggunakan KPR BNI Syariah. Harga rumah yang akan dibeli oleh pak asep sebesar Rp. 217.500.000,-.

Pak asep membayarkan 17.500.000,- secara tunai, sedangkan sisanya sebesar 200.000.000,- ia bayarkan menggunakan KPR di BNI Syariah. pak asep memilih waktu angsuran selama 15 tahun dengan nisbah 8,75%.

Angsuran yang harus dibayarkan oleh pak asep perbulannya adalah :

((200.000.000 x (8,75% x 15 thn) ) + 200.000.000 ) / (15 thn x 12 bln ) = 2.569.444

Sehingga angsuran yang harus dibayarkan oleh pak asep sebesar Rp. 2.569.444,-/bulan.

Namun, BNI Syariah hanya dapat menyetujui 40% dari take home pay pak asep atau sebesar Rp. 1.600.000,-/bulan, dengan kata lain permohonan KPR pak asep belum dapat disetujui oleh pihak BNI Syariah.

Walaupun demikian, biasanya pengajuan KPR kita dapat disetujui dengan cara menurunkan jumlah KPR yang kita ajukan. Untuk contoh kasus diatas, besarnya cicilan yang disetujui oleh BNI Syariah adalah sebesar 1.600.000 dengan jumlah KPR yang dapat disetujui adalah sebesar :

(1.600.000 x (15 x 12)) = (A x (8,75% x 15)) + A
A = 124.540.540

Sehingga, KPR yang dapat disetujui Bank sebesar Rp. 124.540.540. Pak asep dapat memiliki rumah type 45/70 yang ia inginkan dengan cara membayarkan tunai sejumlah Rp. 92.959.460,- dan KPR sebesar Rp. 124.540.540,- dari BNI syariah.

Sebagai informasi, untuk saat ini skema perhitungan KPR syariah secara umum menggunakan perhitungan Flat, akan tetapi ada beberapa Bank syariah yang sudah menggunakan metode anuitas.

Semoga membantu

Referensi:

KPR BNI Syariah

Artikel terkait:

KPR Niaga Syariah

Biaya Akad KPR

Proses KPR Apartemen

Perumahan Murah dan Terjangkau di Bekasi

Tagged with:
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 49 other followers